INDONESIA, NEGERI MUSLIM YANG TERGADAI

INDONESIA, NEGERI MUSLIM YANG TERGADAI




Oleh: M Azzam Al Fatih

Dunia Islam sedang terluka, yang mana diberbagai negeri muslim mengalami kesedihan akibat dari persekusi, penghinaan, penganiayaan, penindasan bahkan pembantaian secara massal.  Saat ini umat Islam bagaikan makanan yang menjadi  santapan bagi orang yang kelaparan. Di lecehkan, disiksa, dibunuh dan sebagainya.  Umat islam tak berdaya yang hanya bisa pasrah dan bersabar, menerima qodlo dari Allah SWT.

Irak yang dibombardir  oleh Amerika dengan alasan melawan terorisme Al Qaeda,  pimpinan Osama bin Laden. Yang pada akhirnya negeri tersebut pun hancur dan dikuasai Amerika serikat. 

Kemudian amerika serikat dan sekutunya terus melancarkan agresi penjajahanya dengan ke negeri- negeri muslim, dengan alasan memberantas organisasi ISIS. padahal sesungguhnya ISIS merupakan buatan mereka sendiri. Syuriah,Syiria dan Irak Akhirnya tak luput dari agresi kejahatan Amerika serikat dan sekutunya.

Umat Islam Rohingya pun sama, di usir, dibunuh dan dibantai tanpa ada pembelaan apapun. belum lagi umat muslim Palestina yang dari dulu di bantai dan bombardir oleh Israel laknatullah alaihi. Dan sampai sekarang pun masih terulang terus entah sampai kapan.
 
Kini giliran umat Islam di India dan Uighur, keduanya saat ini sedang teraniaya. Umat Islam India yang terancam dari daftar agama yang diakui oleh rezim dan terancam terusir. Uighur yang yang setiap hari mengalami penganiayaan yang sangat keji bahkan terbunuh oleh rezim komunis cina.  Para perempuan dipisahkan dari keluarga dan dipaksa menikah dengan laki - laki bengis komunis yang tak berkumis. Jikalau menolak mereka diperkosa secara massal. Naudzubilla min dzalik. 

Tapi anehnya, negeri - negeri muslim diam seribu bahasa, tak ada yang bersuara apalagi menolongnya. Padahal mereka adalah saudara seiman dan seaqidah yang katanya umat Muslim itu adalah bersaudara. Termasuk Indonesia, negeri muslim terbesar di dunia ini tak ada respon apapun. Mengutuk saja tidak apalagi mengirim delegasi ke pemerintahan cina. Seolah pandangannya terhalang oleh tembok besar nan tinggi. Mulutnya pun tertutup rapat seolah terkena lem atau tersumbat makanan akibat kerakusannya. Dan Telinganya pun juga tersumbat oleh kepingan - kepingan emas. Muncul simpatik dan rasa iba hanya dari pribadi - pribadi saja yang tidak ada power untuk menolongnya.

Negeri +62 yang sudah teken perjanjian hutang luar negeri dengan cina serta terkait  berbagai kerjasama   terutama bidang pekerjaan dan pembangunan jalan tol  seakan - akan menjadi pengikat para pengkhianat bangsa dan umat Islam.  Akibatnya  rezim ini terpaku,  melempem terhadap kasus kejahatan manusia di Uighur. Mereka tak menggubris berapa orang telah mengkritisi, beribu tulisan telah menyinggung dan mengingatkan tragedi pembantaian tersebut, Berapa ribu jeritan anak - anak yang mengadu, dan berapa juta pula ibu - ibu  yang meminta tolong, namun  negeri +62 lebih memilih diam 300 bahasa .

Rupanya cina telah berhasil membujuk para munafiqun agar menggadaikan separoh jiwa umat muslim negeri ini. Mempunyai suara namun tak bersuara, punya kekuatan namun hanya menjadi penonton, punya segalanya tetapi negeri muslim ini hanya meratapi kesedihan atas saudaranya yang di bantai begitu sadisnya.

Negeri +62, negeri muslim yang telah tergadaikan. Dan hasil gadaian  hanya dinikmati oleh para pengkhianat negeri ini. Dari yang ngaku kyai hingga yang ngaku sok pancasilais. Dari yang ngaku sok berjasa kemerdekaan hingga yang ngaku penjaga  kemerdekaan. Ternyata itu semua hanya sebagai slogan untuk memuluskan rencana busuk yaitu menggadaikan negeri muslim ini.

Wahai kaum muslim, kalian masih punya separuh jiwa yang bisa digunakan untuk mengambil kembali separohnya, Demi keutuhan dan kekuatan.  Selama masih ada matahari harapan itu pasti kembali, Selama masih ada nafas, kekuatan pasti segera datang. Dan selama keutuhan itu terjaga yakinlah kemenangan kita raih.

Wahai kaum muslimin, kini saatnya kalian melangkah untuk merangkai kembali pecahan puing bangunan  yang telah lama hancur dan berserakan agar menjadi sebuah bangunan yang kuat, kokoh dan bermanfaat bagi umat manusia. Bangunan itu tak lain adalah sistem Islam yang pernah ada berabad abad lamanya.  sistem  yang menjadi pelindung bagi kaum muslimin dari penindasan orang- orang kafir, seperti yang terjadi saat ini. 
Dan semoga sistem Islam ini segera terwujud di muka bumi ini, agar segala permasalahan manusia khususnya umat Islam segera berakhir, dan kembali pada kehidupan yang rahmatan Lil Alamin.


Wallahu'Alam Bhishowwab.

#Amk6
#IndonesiaNegeriMuslimYangTergadai.
#BebaskanUmatMuslimUighurKhasmirPalestinRohingnya.
Previous Post
Next Post

post written by:

Cerdaskan Umat, Raih Kebangkitan!

0 Comments: