Recent Posts

Total Tayangan Halaman

Labels

Pesan Sekarang Juga!

Cara Ngirim Tulisan

Cara mengirim tulisan ke Pena Pejuang : 1. Kirim tulisan, bisa dalam bentuk tulisan wa, bisa juga dalam format docx. 2. Sertakan dengan gamb...

Islam Mengatasi Problem Pengangguran

Sabtu, 21 Desember 2019


Oleh: Emi Kartini
(Ibu Rumah Tangga)

Soreang (PR). Angka pengangguran kabupaten Bandung diklaim sekitar 5 0/0, jumlah ini disebut juga sebagai yang terkecil kedua di Jawa Barat setelah Pangandaran.
Soreang, AyoBandung.Com, Bupati Bandung Dadang Naser menyatakan pada saat menjadi bupati 2010 angka pengangguran kabupaten Bandung sangat tinggi bahkan lebih dari 10 0/0 " Saat awal menjabat, angka pengangguran kabupaten Bandung mencapai 12 0/0 sekarang tinggal 5 0/0 ". Tutur Dadang saat bursa kerja di gelar kabupaten Bandung Selasa (12/11/2019).
 Bupati klaim angka pengangguran berkurang dengan cara buka keran investasi industri solusinya.
Bernakah demikian dengan cara membuka keran investasi industri bisa mengurangi angka pengangguran ternyata itu hanyalah sebuah ide saja ternyata pada faktanya tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena para investor pun tidak mau rugi tentu mereka akan mencari calon pegawai yang kompeten dan ahli di bidangnya tentu ini pun ditunjang dengan persyaratan yang sesuai dengan jabatan yang pelamar inginkan. Lalu bagaimana dengan mereka yang hanya memiliki skill saja tapi tidak memiliki persyaratan yang harus di serahkan sebagai syarat utama, atau bahkan sebaliknya.
Semuanya bukan untuk mengurangi angka pengangguran tapi semuanya dilakukan hanya untuk melayani kepentingan para pemilik modal. Meskipun angka pengangguran menurun tapi harga kebutuhan pokok terus naik dan tingkat kriminalitas terus bertambah sehingga kesejahteraan rakyat pun masih jauh menuju sejahtera. Yang ada ketersediaan lapangan kerja pun hanya untuk membuat lebih sejahtera para pemilik modal.
Dalam konteks global di semua negara yang menganut kapitalisme-liberalisme-sekularisme telah menciptakan kemiskinan dan kesenjangan sosial . meskipun tingkat pengangguran 0 0/0  mustahil kemiskinan bisa di entaskan bila negara ini masih menggunakan sistem yang rusak. Tidak ada sedikit pun manfaat atau keuntungan nya untuk umat. 
Karena itu sudah saatnya kita tinggalkan sistem yang hanya mementingkan kan segelintir orang saja, sudah saatnya kita kembali kepada syari'at Islam, dimana di dalamnya orang tidak akan dibedakan karena statusnya, semuanya memiliki hak dan kewajiban yang sama yang akan mengantarkan manusia pada kehidupan yang sejahtera, aman dan damai atau akan terwujud nya Islam rahmatan Lil alamiin.
Wallahualam Bi Shawwab. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar