Dasar Aku!

Dasar Aku!

Revowriter Love Hijab (10)



By: Messy Ikhsan

Aku pernah menggunakan jeans ketat. Aku tak pernah malu menunjukkan kemolekan aurat. Aku tak berhenti durhaka kepada Sang Pemilik akhirat. Padahal begitu banyak kebaikan yang Dia limpahkan untukku setiap saat. Dasar Aku!

Aku pernah tak menggunakan kaus kaki saat keluar rumah. Membiarkan setiap lentik jemariku dinikmati oleh lelaki asing yang tak ramah. Aku tahu, aku salah. Tapi, egoku mengalahkan keinginanku untuk taat pada Allah. Dasar Aku!

Aku pernah menggunakan baju yang membentuk lekuk tubuh. Bagiku itu tak masalah selama bagian auratku sudah tak tersentuh. Untuk apa mengunakan jilbab sesuai syariah tapi hati masih gundah? Lebih baik pakai jilbab sederhana tapi hati tetap istiqamah. Dasar aku!

Dasar aku! Aku ogah untuk taat tapi meminta menjadi penghuni surga setiap shalat.

Dasar aku! Aku enggan menggunakan jilbab rapat, yang penting hatiku tak jahat.

Dasar aku! Aku selalu menunda untuk berbenah, padahal hidupku tak pernah dihiasi dengan hal yang berkah.

Dasar aku! Aku menghabiskan usiaku untuk berfoya-foya, padahal usia tua belum tentu dapat aku rasa.

Dasar aku! Aku bangga selalu maksiat tapi mengharapkan selamat dunia dan akhirat.

Dasar aku yang dulu, tak tahu diri dengan kualitas diri yang tak sempurna. Kini, nikmat hidayah sudah aku genggam di usia muda. Tak menunggu tua untuk taat pada Pencipta. Belajar merevisi diri menjadi pribadi yang sempurna. Seperti yang Allah dan Rasulullah minta.

Rasulullah bersabda:

أَلاَ أُخْبِرَكَ بِخَيْرٍ مَا يَكْنِزُ ا رْملَْءُ، ا رْملَْأَةُ الصَّالِحَةُإِذَا نَظرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهُ، وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهُ، وَإِذَاغَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهُ

“Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu wanita salihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan menaatinya, dan bila ia pergi ia akan menjaga dirinya.” (HR. Abu Dawud no. 1417)

Dasar aku yang dulu, sebelum mengenggam Islam yang indah. Kini aku bahagia, bisa berjuang dengan mereka di barisan dakwah. Melanjutkan kembali kehidupan Islam yang berkah. Dalam bingkai syariah dan Khilafah. Insyaa Allah, aku akan istiqamah!

BUKITTINGGI, 4 Febuari 2020

#HijabEveryDay
#HijabSampaiMati
#HijabPerintahAllah
#RevowriterLoveHijab
Previous Post
Next Post

post written by:

0 Comments: