Recent Posts

Total Tayangan Halaman

Labels

Pesan Sekarang Juga!

Cara Ngirim Tulisan

Cara mengirim tulisan ke Pena Pejuang : 1. Kirim tulisan, bisa dalam bentuk tulisan wa, bisa juga dalam format docx. 2. Sertakan dengan gamb...

Khilafah Solusi Hakiki Palestina

Sabtu, 29 Februari 2020




           Oleh : Ani Ummu Khalisha
      Aktivis Dakwah Peduli Negeri

Masalah Palestina sampai sekarang masih belum selesai adalah bukti bahwa umat Islam butuh perisai dan sebuah institusi untuk bisa menyelesaikannya. Karena masalah Palestina adalah masalah umat Islam.

Batas nation-state yang membuat umat Islam lemah dan tidak mampu memberikan pertolongan bahkan cenderung acuh karena merasa masalah Palestina hanya masalah satu negara, yang tidak berpengaruh pada negara lain.
Kelemahan inilah yang membuat penjajah lewat negara muslim yang menjadi kaki tangannya, leluasa membuat kesepakatan-kesepakatan yang merugikan rakyat palestina sejak diduduki dan diproklamirkan Israel pada tahun 1948 sampai sekarang.

Deal of Century yang diluncurkan oleh presiden Amerika Donald Trump dalam konfrensi pers di gedung putih bersama menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 28 Januari 2020 tanpa mengundang perwakilan dari Palestina.
(wikipedia, 25 /02/ 2020)

Dalam proposal damai yang diajukan Donald Trump point-pointnya adalah sebagai berikut:

Pembatasan Negara
Rencana Trump membuat gambaran atau peta tentang bagaimana perbatasan baru Israel. Dimasa depan Israel akan tetap memiliki 20% wilayah di Tepi Barat dan akan kehilangan sejumlah kecil tanah di Negev dekat perbatasan Gaza-Mesir.

Palestina akan memiliki jalur menuju negara di sebagian besar wilayah Tepi Barat, sementara Israel akan mempertahankan kendali atas semua perbatasan.

Yerusalem ibukota Israel
Palestina akan memiliki ibukota di Yerusalem timur. Yaitu dilingkungan utara dan timur yang berada diluar batas keamanan Israel. Daerah itu antara lain Kafr Akab, Abu Dis dan setengah dari Shuafah. Sebaliknya, Trump mengatakan Yerusalem akan tetap menjadi ibukota Israel.

Pemukiman Israel Ditepi Barat
Israel akan mempertahankan lembah Yordan dan semua pemukiman Israel Tepi Barat seluas mungkin. Ini mencakup 15 permukiman terisolasi, yang nantinya menjadi bagian negara Palestina.
Dalam pemukiman itu Israel tidak boleh membangun apapun. Namun pasukan pertahanan Israel (IDF) akan memiliki akses ke pemukiman terisolasi itu.

Keamanan Dikendalikan Israel

Israel akan pengendalikan keamanan dari sungai Jordan hingga Laut Mediteriana.

Negara Palestina
Palestina tidak akan diakui sebagai negara independen secara langsung, pengakuan itu baru akan diberikan dalam empat tahun kedepan.

Palestina harus memenuhi sejumlah persyaratan diantaranya: berhenti mendanai kelompok yang dituding AS sebagai teroris seperti Hamas dan kelompok jihad lainnya, menghormati HAM, menghentikan korupsi, menghargai kebebasam beragama, dan kebebasan pers.
Jika semua persyaratan itu dipenuhi maka AS akan mengakui negara Palestina, dan menerapkan rencana ekonomi besar-besaran untuk membantunya.

Pengungsi Palestina

Pengungsi Palestina dan keturunan mereka akan diizinkan kembali masuk negara Palestina. Namun tidak seorangpun diizinkan memasuki Israel.

Kawasan Strategis Triangle

Rencana tersebut menyatakan kemungkinan bahwa Israel akan menukar wilayah yang disebut triangle dengan negara Palestina dimasa depan.

Deal Of Century ini ditolak hampir oleh semua opini umum dunia, karena ini merupakan kesepakatan yang justru memberi legitimasi Israel mengklaim wilayah Palestina lebih luas.

Mahmoud Abbas(presiden Palestina)  yang menghendaki campur tangan lembaga internasional dan dunia barat untuk menyelesaikan krisis Palestina adalah sikap yang keliru. Karena solusi rekomendasi Barat adalah solusi yang bertentangan dengan syari’at.

Masalah utama Palestina adalah Israel, bukan batas wilayahnya. Maka jelas masalah Palestina bukan hanya masalah negara Arab atau hanya sekedar negara Palestina. Namun masalah ini menjadi masalah umat Islam seluruh dunia.

Karena itu solusinya adalah bagaimana melenyapkan Israel, bukan dengan kesepakatan-kesepakatan yang justru membuat Palestina makin terpuruk. Maka selama para penguasa kaum muslim hanya tampil sebagai boneka yang menjalankan titah majikannya maka masalah Palestina sampai kapanpun tidak akan benar-benar selesai. Karena perjanjian-perjanjian yang dilakukan hanya sebuah sandiwara.

Israel itu sebenarnya no thing, dan sangat kecil tetapi mengapa dunia seakan tidak berdaya? Karena mendapat backing negara adidaya. Pada saat yang sama para penguasa muslim pun diikat tangan dan kakinya, sehingga tak berkutik.

Maka menegakkan  khilafah yang akan menyelesaikan masalah Palestina secara hakiki. Khilafah akan menjadi perisai bagi umat Islam Palestina, khilafah juga yang akan membersihkan dan mengusir Israel dari Palestina.

Wallahu’alam bishawab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar