Recent Posts

Total Tayangan Halaman

Labels

Pesan Sekarang Juga!

Cara Ngirim Tulisan

Cara mengirim tulisan ke Pena Pejuang : 1. Kirim tulisan, bisa dalam bentuk tulisan wa, bisa juga dalam format docx. 2. Sertakan dengan gamb...

Keruntuhan Khilafah Induk dari Segala Keburukan

Minggu, 08 Maret 2020




Oleh: Eli Marlina


Sejak runtuhnya Khilafah pada tanggal 3 Maret 1924, sejak itu kaum Muslimin tidak mendapatkan solusi dari berbagai persoalan yang dihadapinya. Akibat sudah mulai diabaikannya syariat Islam yang menjadi sumber hukum dan guide of life (petunjuk hidup) bagi kaum Muslimin.


Keruntuhan Khilafah menandakan hilangnya sistem pemerintahan islam yang menaungi kaum Muslimin di seluruh dunia. Kaum Muslimin tercerai berai menjadi berbagai negara berkat konspirasi barat yang menyerang kaum Muslimin dari berbagai aspek kehidupan. Tentunya semua ini terjadi dalam waktu yang cukup lama, orang-orang kafir mengamati kaum Muslimin dari luar dan dari dalam guna mencari kelemahan dan menyerang di saat yang tepat.


Banyak faktor yang menyebabkan kaum Muslimin mengalami berbagai kemunduran dari segala aspek kehidupan. Yang semuanya adalah akumulasi dari ditinggalkannya syariat Islam. Kaum Muslimin sudah mulai longgar dalam menerapkan syariat Islam dalam kehidupan. Hingga mengalami kemunduran dalam berfikir. Terserangnya penyakit Wahn di kehidupan kaum muslimin, dengan masuknya nilai-nilai barat yang berusaha mempengaruhi pemikiran kaum Muslimin.


Dengan masuknya berbagi pemikiran barat ke dalam tubuh kaum Muslimin dan rendahnya kesadaran akan pentingnya ilmu Islam serta bahasa Arab yang menjadi rujukan untuk mengetahui berbagai sumber ilmu. Semua itu menjadi cikal bakal runtuhnya institusi negara Khilafah.


Maka, kita lihat kaum Muslimin saat ini bagaikan anak ayam yang kehilangan induknya. Kaum muslimin kehilangan pelindungnya dari berbagai serangan luar, tak ada lagi yang melindungi, mengayomi, bahkan mendapatkan hak-haknya sebagai manusia.


Menyayat hati melihat kondisi kaum Muslimin saat ini yang telah dibantai, diusir dari tanah kelahirannya dan dirampas hak-haknya. Kedzoliman terhadap kaum Muslimin semakin masif dilakukan oleh orang-orang kafir di belahan bumi manapun.


Tidak ada lagi yang diharapkan dari pemimpin-pemimpin Muslim yang hanya bisa menyatakan sikap dan tidak ada tindak lanjutnya terhadap kedzaliman-kedzaliman yang nampak. Sudah saatnya kita kembali kepada hukum ilahi. Kembali kepada syariat islam yang sudah lama ditinggalkan .


Dengan kembali menerapkan syariat Islam secara kaffah dalam kehidupan kita dan meninggalkan sistem buatan kafir serta berusaha memahamkan kepada umat bahwa tidak ada sistem yang lebih baik selain dari islam. Hanya dengan kembali kepada syariat islamlah bumi ini akan aman, tentram dan sejahtera. Wallahu a'lam bish showwab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar