Moral Anjlok Buah Sistem Bobrok

Moral Anjlok Buah Sistem Bobrok



Oleh : Nurintan Aini

Angin kencang menerpa wajah lewat kaca jendela angkot yg berlari kencang . Mata tak bisa terpejam melihat kembali pemandangan di 2thn lalu hampir tak satupun yng berubah masih sama. Sekolah yg masih sama keadaanya tak ada yang berubah. Tiba-tiba terdengar suara lantang berupa curhatan isi hati dari salah seorang guru " anak-anak yg kelas tiga sekarang nhi tak terlihat minat belajar mereka dan malah menujukan akhlak yang buruk pula , ketimbang angkatan kemarin yg telah lulus. Kebanyakan mereka mengunakan hp untuk aktivitas seperti tiktokan, selvi dengan gaya apa saja di ruangan kelas " , sambil meletakkan tangan diatas dahi dengan wajah yang cemberut. Ucapan salah seorang guru SMA N 1 Halsel di Provinsi Maluku Utara. Mungkin itu hanya salah satu kasus bahwa generasi sekarang tidak bermoral baik dan bisa jadi masih banyak kasus lain yang tidak terekspos dan kita ketahui.

Tak ada lagi harapan untuk mendidik moral yg baik bagi anak-anak generasi penerus negeri ini yang dititipkan di sekolah menengah atas seperti sekolah yang berlebelkan negeri ataupun swasta. Moral mereka hancur tak ada lagi rasa salin menghormati guru ataupun orang yg lebih tua. Jika ada mungkin itu hanya sedikit dan limit. Buktinya kata maki*n selalu dilontarkan oleh anak-anak yg terdidik dan terpelajar . Entah itu di tujuh pada teman sebaya , kakak atau adik. Bahasa Maki*an sudah seperti  sambal pedas yg melezatkan makanan.  Tak ada lagi rasa malu pada seorang terpelajar baik itu SD,SMP,SMA bahkan setingkat orang yg punya titel. Kenyataanya banyak dari mereka yang menyapa temannya dengan sebutan nama binatang seperti dog, ping, goat dll, kira-kira hampir seluruh isi Zoo mereka sebut. 

Lingkungan dalam pergaulan sangatlah mendukung untuk membentuk moral seseorang good or bad nya selain dari orang tua dan self . Namun lingkungan now tidaklah menampilkan lingkungan yang good , like lingkungan yang saya tempati terlihat memandangan yang bad seorang anak lelaki tertua dikeluarganya malah membentak ibunya yang sedang menasehatinya, yang acapkali dia membuat ibunya bersedih. Padahal menjadi anak sulung itu harus memberikan contoh yang baik terhadap bungsu, agar  tercipta moral yang baik kepada mereka. Lah, ini bungsu juga mengikuti moral sulung, mau jadi apa nanti negeri ini jika generasinya memiliki moral anjok dan bobrok . Kartun Doraemon saja ingin menyelamatkan dunia padahal kartun loh. Apalagi kita manusia yang sudah diterangkan  sempurna dan memiliki akal. Dengan akal kita bisa memilih mana yang good or bad, bukan malah mengikuti nafsu durjanam syaiton yang mengajak pada jurangnya Naar.

Sudah semakin Ironisnya negeri ini. Melihat kejadian yang ada didepan mata tak harus membuat kita terkejut tho sistem yg menjadikan itu semua berjalan dengan mulus. Tho  sistem kapitalisme memberikan hak liberal ( hak kebebasan ), hak Pribadi pada setiap individu.  Sehingga tak heran melihat remaja jaman now tawuran, membully, membunuh, mencelah dan bahkan sampai durhaka kepada orang tua . Sepatutnya kedua orang tua itu hormati dan birrul wa lidain , Sebagimana Alloh berfirman :
 
.(36)وَٱخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ ٱلذُّلِّ مِنَ ٱلرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ٱرْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيرًا

Artinya :  Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, "Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil’’. Lihat juga ada QS An-Nisa  ayat 36:4. 

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, mengatakan: 
سَأَلْتُ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ « الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا » . قَالَ ثُمَّ أَىُّ قَالَ « ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ » .قَالَ ثُمَّ أَىّ قَالَ « الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ » . قَالَ حَدَّثَنِى بِهِنَّ وَلَوِ اسْتَزَدْتُهُ لَزَادَنِى

“Aku bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Amal apakah yang paling dicintai oleh Allah azza wa jalla? Beliau shallallahu alaihi wa sallam menjawab, Shalat pada waktunya. Lalu aku bertanya, Kemudian apa lagi? Beliau shallallahu alaihi wa sallam mengatakan, Kemudian berbakti kepada kedua orang tua. Lalu aku mengatakan, Kemudian apa lagi? Lalu beliau shallallahu alaihi wa sallam mengatakan, Berjihad di jalan Allah. 

Begitu banyak hadist yang menerangkan berperilakukan baik terhadap orang tua, karena untuk merai ridho Alloh azza wa jalla kita harus dapatkan ridho orang tua. Tapi jangan salah kaprah juga karena ridho orang tua adalah ridho Alloh SWT. maka kita turuti apa saja yang diperintahkan oleh orang tua  untuk bermaksiat kepada Sang MahaPencipta. Lihat QS Al-Luqman ayat 15: 31.  
              
Sangatlah miris moral remaja disistem yang dibuat oleh makhluk yang lemah, sehingga hanya melahirkan moral yang bobrok. Berkacalah pada masa silam yang banyak mencetak generasi yang bermoral baik seperti, Muhammad Saw. Dan para sahabatnya , Uwais al Qarni , muhammad al fatih dan masih banyak lagi yang tak dapat disebutkan.  Mereka itu terdidik dengan Sistem Islam yang sempurna karena berasal dari Alloh Maha Pencipta Manusia. Sebab pendidikan dalam Islam membentuk Syaksiyah Islamiyah yang taat kepada Alloh bukan seperti saat ini yang malah bobrok Karena buah dari Sistem yg bobrok Pula.  Waullahu alam bisawab!
Previous Post
Next Post

post written by:

Cerdaskan Umat, Raih Kebangkitan!

0 Comments: