Binatang tak Berdosa, Mengapa Harus Disiksa ?

Binatang tak Berdosa, Mengapa Harus Disiksa ?



Oleh : Rantika Nur Asyifa

Sebuah video yang menunjukkan anak kucing diinjak-injak hingga tewas viral di media sosial. Kabar terbaru, polisi sedang memburu para pelaku. Rekaman video yang diduga terjadi di Malaysia ini memperlihatkan tiga perempuan melakukan tindakan kejam terhadap seekor anak kucing. Hewan mungil berbulu putih hitam ini dianiaya, diinjak-injak bergantian, dengan seutas tali yang diikat di lehernya untuk mencegah kucing malang itu kabur.

Video berdurasi hampir 4 menit itu diunggah oleh salah satu pengguna facebook, Jauhari Abdullah, Kamis (7/5/2020). Seperti tampak dalam video, tiga wanita yang tidak diketahui identitasnya ini melakukan perbuatan sadis dengan menganiaya seekor anak kucing. Mereka terlihat dengan sengaja menyiksa anak kucing yang tidak berdaya tersebut.

Telurusan yang dilakukan Kompas.com terkait kebenaran fakta ini, ternyata lokasi kejadiannya di Honduras. Video keji ini juga merupakan rekaman lawas, yang kabarnya telah diunggah media Honduras, Teleceiba Internacional, pada 8 Desember 2015.

Hilangnya rasa kasih sayang kepada binatang membuktikan bahwa begitu dangkalnya pemikiran mereka. Itu terjadi karena telah bercokolnya pemikiran yang bersumber dari sistem sekuler yang diterapkan di negeri ini. Yang sudah jelas bahwa sistem ini tidak mendatangkan kemashlahatan bagi ummat manusia dan malah sebaliknya.

Sistem ini bukanlah solusi untuk memecahkan atau menyelesaikan problematika ummat saat ini. Sistem sekuler ini, hanya mengedepankan kepentingan pribadi dan mengabaikan hak dan kepentingan orang lain.

Lain hal nya dengan Islam, sebagaimana ketahui bahwa Rasulullah Muhammad sallallahualaihi wassalam sangat menyayangi hewan. Beliau juga memelihara kucing dan merawatnya dengan penuh kasih sayang.

Dari sahabat Nabi Muhammad sallallahualaihi wassalam, Ibnu Umar ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Seorang wanita dimasukkan ke dalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberinya makan, bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai. (HR. Bukhari). ”

Islam adalah rahmat bagi seluruh alam. Rahmat atau kasih sayang ini tidak hanya dirasakan oleh manusia aja tetapi juga hewan, tumbuhan dan mahkluk ciptaan Allah yang lain. Jadi, tidak mungkin orang yang didalamnya memiliki pemikiran Islam melakukan hal keji terhadap binatang. Wallahu a’lam

_ Aktivis Dakwah, Penulis, Pemerhati Remaja _


Bogor, 8 Mei 2020
Previous Post
Next Post

post written by:

Cerdaskan Umat, Raih Kebangkitan!

0 Comments: