Tagihan Listrik Naik Saat Pandemik; Rakyat Kembali Tercekik

Tagihan Listrik Naik Saat Pandemik; Rakyat Kembali Tercekik




Oleh: Resti Lestari

Sejak diberlakukannya PSBB di berbagai daerah karena melonjaknya kasus Covid-19, banyak masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Mulai dari para pekerja pabrik-perusahaan yang dirumahkan atau di PHK, menjalankan pekerjaan dalam sistem Work From Home dan pembelajaran yang dilakukan secara Daring atau Belajar Dari Rumah. Hal ini menjadi kesulitan bagi masyarakat, sebab dalam kesehariannya mereka harus mengeluarkan biaya supaya tetap menjalankan kewajiban meskipun dilakukan secara online. 

Akan tetapi, akhir-akhir ini kembali dikabarkan bahwa terjadinya kembali kenaikan tagihan listrik pada Juni 2020. Detik.com - Keluhan masyarakat soal tagihan listrik yang membengkak kembali merebak. Masyarakat memperkirakan ada kenaikan tarif listrik secara diam-diam atau ada subsidi silang yang diterapkan untuk pengguna daya 450 VA dan 900 VA. Adanya kenaikan tagihan ini pihak PLN membela diri dikarenakan terjadinya selisih dan kenaikan dalam penggunaan listrik pada saat Work From Home (WFH) dan Belajar Dari Rumah. 

Kedzaliman terhadap umat hanya akan terjadi dalam kehidupan yang aturannya bukan berasal dari Islam, diantanya adalah tegaknya sistem Kapitalisme - Sekulerisme. Yang mana, dalam sistem ini sangat berpengaruh baik bagi mereka yang memiliki modal dan senantiasa memisahkan agama (Islam) dari kehidupan. Polemik ini membuktikan bahwa pemerintah sekarang tidak peduli terhadap kesulitan rakyatnya sehingga dalam kondisi wabah covid-19 mereka mencekik rakyat, salah satunya dengan adanya kenaikan tagihan listrik. 

Pada hakikatnya, listrik merupakan kebutuhan pokok manusia yang harus dipenuhi dalam menjalankan kehidupan. Listrik juga merupakan kepemilikan umum yang wajib untuk dikelola dan dikuasai oleh negara bukan diberikan kepada swasta. Sebagaimna Rasulullah Saw bersabda: "Kaum Muslimin berserikat dalam tiga hal, yaitu padang rumput, air, dan api" (HR. Abu Daud)

Oleh karena itu, hanya sistem Islam yang mampu mengatasi problematika kehidupan, termasuk di dalamnya mengenai permasalahan "listrik". Karen sistem Islam mengatur seluruh aspek kehidupan yang sumbernya pasti berasal dari Allah Swt, yaitu Al-Qur'an. Selain itu, yang mengeluarkan dan menjalankan aturan dalam pemerintahan Islam disebut Khalifah. Pemimin (Khalifah) akan sangat melindungi umat-Nya dari kedzaliman dan kesengsaraan. Sudah terbukti juga dengan kisah para sahabat Rasul terdahulu yang selalu mementingkan kemashlahatan umat-Nya. 

Dengan demikian, kita harus melakukan perjuangan dalam mengembalikan kehidupan Islam di muka bumi ini. Dengan cara melakukan dakwah atau 'amar ma'ruf nahyi munkar ditengah-tengah masyarakat, sehingga atas izin Allah Swt akan terwujudnya kehidupan Islam dibawah naungan Khilafah.
Wallahu'alam bi Shawwab.
Previous Post
Next Post

post written by:

Cerdaskan Umat, Raih Kebangkitan!

0 Comments: