Kewajiban Berdakwah dan Dampak jika Meninggalkan Dakwah

Kewajiban Berdakwah dan Dampak jika Meninggalkan Dakwah



Oleh: Aristy Nurul Fathia

Dakwah adalah mengajak manusia ke jalan Allah SWT. Di dalam nya termasuk seruan amar makruf nahi munkar. Dengan dakwah manusia bisa keluar dari kegelapan menuju cahaya Islam.

Dakwah hukumnya wajib bagi setiap muslim yang telah baligh dan berakal,baik laki-laki maupun perempuan diperintahkan untuk berdakwah. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Asysyura ayat 15 yang artinya 
"Karena itu berdakwalah dan beristiqamahlah sebagaimana diperintahkan kepada kamu dan janganlah mengikuti hawa nafsu mereka".

Diantara keistimewaan Islam di bandingkan dengan agama dan ideologi lain adalah Islam mewajibkan setiap muslim untuk bertanggung jawab kepada saudaranya dan segenap umat manusia. Salah satu wujud tanggung jawab yang dimaksud adalah dakwah. Oleh karena itu tugas dan kewajiban dakwah berlaku umum atas setiap muslim tanpa memandang profesi,status sosial maupun tingkat Ilmunya.

Dakwah bukan sekedar tugas dan kewajiban pihak-pihak yang mendapatkan label "ulama" "ustadz" atau nantinya dai yang "bersertifikat" dari penguasa.Pada hakikatnya setiap muslim adalah penyambung tugas Rasulullah SAW dalam menyampaikan risalah dakwah. Risalah dakwah yang di emban Rasulullah SAW adalah ciri kemuliaan beliau. Oleh karena itu setiap muslim yang meneruskan aktivitas mengemban dakwah juga akan memiliki kedudukan yang yang mulia. 
Allah SWT dan Rasul Nya banyak memberikan dorongan dan pujian yang ditujukan kepada para pengemban dakwah dan penyampai hidayah Nya. Allah SWT berfirman yang artinya "Siapakah yang lebih baik perkataanya daripada orang yang  menyeru kepada Allah,mengerjakan amal shalih dan berkata " Sungguh aku termasuk orang-orang yang berserah diri".(TQS Fushilat [41]:33).

Imam Hasan al-Bashri memberikan penjelasan terkait ayat di atas,bahwa mereka yang menyeru manusia ke jalan Allah adalah kekasih Allah,wali Allah dan pilihan Allah. Mereka adalah penduduk bumi yang paling dicintai Allah SWT karena dakwahvyang mereka serukan. Inilah kemuliaan yang akan diberikan kepada setiap muslim yang berdakwah Rasulullah SAW bersabda "Siapa saja yang menyeru manusia pada hidayah Allah , ia mendapatkan pahala sebesar yang diperoleh oleh orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi sedikitpun"  (HR.Muslim).

      Keengganan melakukan dakwah dan amar makruf nahi munkar akan menimbulkan malapetaka dan bencana yang tidak terbatas dan tidak hanya menimpa orang-orang yang berbuat kerusakan dan penyimpangan saja,tetapi juga akan menimpa seluruh masyarakat. Jika dakwah dan amar makruf nahi munkar ditinggalkan,maka kemungkaran yang akan terjadi di tengah masyarakat. Penyimpangan dari aturan Islam akan berujung pada kebinasaan sebuah masyarakat dan akan muncul para penguasa zalim dan tidak menyayangi kaum muslim. Semua akibat itu menegaskan bahwa dakwah dan amar makruf nahi munkar  adalah wajib dan meninggalkannya merupakan dosa. 

Siapa saja yang menyaksikan kemungkaran, hendaklah ia mengubah kemungkaran itu dengan tangan nya. Jika tidak mampu maka dengan lisannya.Jika tidak mampu maka dengan hatinya dan itu adalah selemah- lemah iman.



Previous Post
Next Post

post written by:

Cerdaskan Umat, Raih Kebangkitan!

0 Comments: