Maraknya PSK, Cukupkah sekedar Edukasi ?

Maraknya PSK, Cukupkah sekedar Edukasi ?

Oleh : Fadhillah Humairah
( Aktivis Remaja Baubau )
     Ditengah maraknya Kasus Pekerja Komersial ( PSK ) di kota Kendari. Aliansi perempuan ( Alpen ) Sultra, melakukan sosialisasi dan pendampingan tentang kesehatan reproduksi ditempat tempat hiburan. Kegiatan ini dilakukan untuk memeberikan edukasi mengenai penyuluhan kesehatan reproduksi yang aman.
      Sebagaimana disampaikan " Kalau dengan teman - teman PSK, kami saat ini melakukan semacam edukasi kesehatan reproduksi yang aman buat mereke. " Ujar Direktur Alpen Sultra, Hasmida Karim, Rabu ( 26/8/2020 )
Sosialisasi ini juga dilakukan ditempat - tempat hiburan yang berpotensi menimbulkan bisnis prostitusi.
"Kami saat ini melakukan penyuluhan kesehatan ketempat tempat yang berpotensi ada. Kita susah memprediksi mereka, sebab kita tidak boleh menjastifikasi profesi seseorang. Kami menghindari hal itu." Lanjutnya menerangkan.
      Bahkan Direktur tersebut mengaku bahwa, Alpen Sultra sudah pernah melakukan sosialisasi disekitar Kendari Beach .
" Seperti di Kendari Beach kan pernah kita lalukan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan dan pengambilan darah, bersama dengan tim medis kita Kendari." Ungkapnya
Tak Cukup Sekedar Edukasi
Penyuluhan reproduksi aman, dilakukan karena penyakit HIV/AIDS ditimbulkan dari freesex ini kian bertambah hari demi harinya. Tidak adanya aturan, batasan dan banyaknya freesex yang dilakukan membuat penyakit ini semakin meluas. Sehingga penyuluhan reproduksi pun dianggap menjadi solusi.
      Padahal penyuluhan ini sudah jelas tidak membuahkan hasil. Buktinya Alpen Sultra telah beberapa kali melakukan penyuluhan namun penyakit yang di timbulkan dari freesex ini masih saja terus meluas dimana mana. Hal ini karena penyuluhan reproduksi ini justru menjadi penjamin dari kegiatan maksiat tersebut. Para PSK yang telah mendapatkan ilmu cara melakukan hubungan yang aman, maka kegiatan maksiat tersebut akan terus dilakukan. Karena para PSK tak perlu khawatir dengan resiko penyakit yang akan terjangkit setelah melakukan hubungan. Selain itu walau dengan cara yang aman, jika para PSK yang telah terkena penyakit HIV/AIDS ini masih saja melakukan hubungan dengan pasangan yang berbeda makan penyakit ini masih akan terus meluas.
       Dari sini maka dapat dilihat bahwa masalah PSK ini tak akan telesaikan hanya dengan penyuluhan peproduksi aman saja. Diperlukan hukum yang menindaki para PSK dan pengguna layanannya. Sebab kegiatan hubungan antara wanita dan laki - laki ini hanya dapat dilakukan jika sudah berada dalam institusi pernikahan. Maka siapa pun yang melakukannya diluar institusi pernikahan harus diberikan sanksi bukan apresiasi.
Namun semua ini bisa terselesaikan dengan keluar dari sistem Kapitalisme Liberal ini. Dimana dalam sistem ini setiap individu dijamin kebebasannya. Setiap individu berhak dan bebas melakukan apa saja yang diinginkan meski sebuah kemaksiatan. Maka untuk menyelesaikan masalah ini kita membutuhkan sistem yang memiliki solusi yang tuntas hingga keakarnya.
Islam Solusi Tuntas
      Islam jelas memiliki solusi yang tuntas untuk PSK hingga keakar permasalahan. Karena islam memiliki seperangkat aturan yang tegas dalam menghadapi masalah PSK ini.
      Dalam Islam bagi pelaku PSK mau pun pengguna layanannya akan diberi sanksi berupa rajam bagi pelaku yang telah menikah. Dimana pelaku akan ditanam didalam tanah hingga tersisa kepala lalu akan dilempari oleh batu dengan ukurang yang tidak kecil dan tidak pula besar sampai ia mati dan hukuman ini akan disaksikan oleh semua orang. Bagi pelaku yang belum menikah maka hukuman yang akan diberikan adalah berupa cambukan seratus kali dan akan diberlakukan pengasingan selama satu tahun.
      Selain itu, dalam negara Islam yakni Khilafah, juga akan menerapkan kebijakan dan membuat undang - undang yang tegas untuk memberantas bisnis bisnis haram yang berkaitan dengan prostitusi. Sehingga bukan hanya para pelaku zina yang akan mendapat hukuman namun, para mucikari pun akan dijatuhi sanksi yang tegas. Sanksi dan penerapan kebijakan ini bukan semata mata hanya untuk mendapat hukuman saja namun, dapat memberikan efek jerah dan penghapus dosa bagi para pelaku. Dengan ini maka masalah PSK dan Prostitusi ini akan terselesaikan secara tuntas. Karena orang yang hendak melakukan zina akan berpikir panjang akan perbuatannya.
       Sementara untuk masalah penyakit menular yakni AIDS maka negara Khilafah akan membasminya agar tak tertular lagi kepada orang lain, karena penyakit ini bisa mematikan. Caranya dengan negara akan memberikan pelayanan pengobatan yang gratis, terbaik dan kelas pertama bagi yang terkena penyakit. Negara juga akan secepat mungkin untuk menemukan penawar dari penyakit ini. Selain itu karena penyakit ini menular dan mematikan maka siapaun yang terjangkit akan dikarantina di pusat - pusat rehabilitasi pertama dengan fasilitas kelas satu. Tak hanya fisik namun mental pasiennyang dikarantina akan di recovey sehingga mereka mempunyai masa depan disisa hidupnya dengan tawakal dan berpikir positif.
       Oleh karena itu kita membutuhkan Khilafah Islamiyah saat ini untuk menyelesaikan semua masalah mulai dari PSK dan penyakit HIV/AIDS serta seluruh problematika kehidupan saat ini.
Wallahu 'alam bissawab

Previous Post
Next Post

post written by:

0 Comments: