K-POP Kok Jadi Panutan

K-POP Kok Jadi Panutan




Oleh : Aan Anisa

Wakil presiden Ma'ruf Amin menyampaikan lewat vidio dalam bentuk untuk memperingati 100 tahun kedatangan orang korea di Indonesia dan juga Ma'ruf Amin mengutif mengharapkan Tren K-pop di Indonesia menjadi inspirasi bagi anak muda.

 Yang dimana untuk saat ini hampir semua kalangan remaja telah terbius oleh korea seperti film drakornya, lagu lagu girlband/boy band, dan life stylenya bahkan sampai-sampai gaya hidupnya pun dijadikan panutan bagi para remaja yang terobsesi k-pop dan juga yang lebih bahayanya lagi yaitu korean wave, yang dimana mindset para generasi akan menyebabkan terkikisnya ahklak generasi dan jauh dari nilai-nilai keislamannya dan mereka lebih cenderung tasyabuh (meniru-niru) budaya ala korea dalam segi kehidupan seperti berbusana, gaya hidup, tingkahlaku, kepribadiannya pun akan sesuai dengan  yang diidolakannya seperti k-pop, para generasi pun akan  diseret pada kehidupan yang lebih cenderung liberal dan hedonis, sehingga kebebasan gaya hidup para remaja akan lebih mudah untuk dirusak oleh orang asing pemikirannya untuk dicekoki oleh ide-ide nya, yaitu ide-ide orang asing serta kafir penjajah ini sangat lah berbahaya seperti halnya madu berbalut racun yang di luarnya itu sangat indah begitu menggiurkan tetapi di dalamnya itu racun yang akan merusak para generasi bangsa Indonesia khususnya kaum muslim.


Orang-orang kafir tidak hanya menjajah dalam fisiknya saja akan tetapi terus berupaya utuk merusak dalam segala hal seperti  gaya hidup fasion, food, fun, sehingga mereka akan terus digiringkan supaya meniru idolanya yang menjadikan gaya hidupnya itu bebas tanpa tau batasan serta aturan. 


Akan tetapi beda halnya dengan Islam, Islam mengatur dalam seluruh aspek kehidupan manusia termasuk gaya hidupnya, makan, minum, berprilakunya pun diatur oleh Allah SWT di dalam Al-Qur'an 
" Hai orang-orang yang beriman makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi. Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaiton karena sesungguhnya syaiton itu musuh yang nyata bagi mu"( al Baqoroh : 168) 

Maka dari itu,di dalam agama Islam mempunyai aturan dan batasan dalam melakukan amal perbuatan manusia, sehingga dalam bentuk ketaatan terhadap Allah swt Islam akan mampu mewujudkan generasi yang cemerlang dan berprestasi, dimana gaya hidupnya itu bukan berdasarkan hawanafsu melainkan berdasarkan wahyu Allah swt.
Sehingga peran penting orang tua sebagai madrasah ula untuk mendidik anak sejak dini dengan aqidah dan saqofah Islam maka akan terbentuklah pola pikir dan pola sikap para remaja sesuai dengan Islam, juga diharuskan untuk mengetahui tentang kehidupan Rasulullah saw, para sahabatnya dan orang-orang shaleh agar terekam dalam pikiran mereka tentang kehidupan mereka yang bisa diteladani, ditiru sehingga menjadi panutan bagi anak dan para remaja, rasulullah besbada :

 "Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya" (HR. TIRMIDZ no.1162 di nilai shohih oleh Al-albani dalam Ash-shaihah no.284.)

Tentunya juga tak lupa sebagai negara yang berperan penting untuk menutup semua konten media yang berisi budaya yang bertentangan dengan Islam dan semuanya itu akan terwujud jika aturan Islam diterapkan secara kaffah.
Previous Post
Next Post

post written by:

Cerdaskan Umat, Raih Kebangkitan!

0 Comments: