Perkuat Diri Hadapi Tabiat Dakwah

Perkuat Diri Hadapi Tabiat Dakwah




Oleh Yayat Rohayati



Dakwah adalah suatu kata yang bisa membuat sebagian orang bilang takut "Ah, nggak bisa, atau nggak ahli ah". Karena mereka berfikir bahwa dakwah adalah suatu aktivitas yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu seperti; ustadz, ustadzah, kyai,  habib dan orang-orang yang dinilai oleh masyarakat memang mumpuni dalam berdakwah.

Padahal sesungguhnya dakwah merupakan suatu kewajiban yang Allah perintahkan kepada setiap umat muslim yang telah terkena hukum taklif. Berarti kalau kewajiban itu jika dilakukan berpahala, jika ditinggalkan berdosa.

Dengan wajibnya berdakwah tersebut maka tugas kita adalah mengembannya dengan penuh kesabaran, keikhlasan dan tentunya Istiqomah. Namun tugas mengemban dakwah itu bukanlah suatu hal yang tanpa resiko, karena dalam dakwah itu ada beberapa tabiat diantaranya:

1. Dakwah Itu Jalannya Panjang

Kenapa jalannya panjang? karena dalam berdakwah itu tidak cukup dengan 1 kali menyampaikan lantas setelah itu kita berdiam diri lagi, tapi kita harus terus menyampaikan kebenaran ketika kita menyaksikan kemungkaran di sekeliling kita.

2. Banyak Akibat/Konsekuensi dari Berdakwah

Dalam menyampaikan kebenaran pasti ada 2 pilihan antara diterima dan ditolak. Ditolak itu diantaranya dengan cibiran, bullyan bahkan dijauhi.

Kita pun harus siap dengan kondisi seperti itu, tapi yakinlah itu semua demi menyebarkan Dien ini.

3. Sedikit yang Mendukung

Dalam menyampaikan kebenaran atau mengajak dalam kebaikan pasti sedikit yang mendukung berbeda dengan ketika kita mengajak sesuatu yang bersifat materi dengan tujuan kepuasan dan kebahagiaan dunia semata, pasti sangat banyak yang mendukung.

Akhirnya, tidak sedikit dari pengemban dakwah yang mundur di tengah jalan. Mereka lebih memilih berhenti menyampaikan kebenaran daripada harus memikul berat beban dakwah tadi.

Ada beberapa tips untuk memperkuat diri kita dalam berdakwah:

1. Bersabar dalam menuntut ilmu
2. Hindari merasa serba sulit dan tidak mungkin "bisa"
3. Disiplin dalam menjalankan amanah
4. Bisa membagi dan menghargai waktu

Islam menegaskan bahwa dakwah adalah wujud kepedulian kita terhadap sesama, dan apabila kita berdiam diri terhadap kemungkaran maka kita bagaikan setan bisu. Sebagaimana Rasulullah bersabda yang artinya: "Apabila diantara kalian melihat kemungkaran hendaklah mengubahnya dengan tangannya, jika tidak mampu hendaklah mengubah dengan lisannya, jika tidak mampu hendaklah mengubah dengan kalbu, sesungguhnya merupakan selemah-lemahnya iman."

Oleh karena itu sampaikanlah dakwah walaupun hanya sedikit yang kita fahami jangan menunggu-nunggu. Sebagaimana Umar bin Khattab ketika sudah masuk Islam beliau langsung berdakwah. Beliau tidak mengatakan " berdakwah nanti saja kalau saya sudah hafal Al-Qur'an atau nanti saja kalau sudah jadi orang baik". 

Semoga kita Allah mudahkan dalam mengemban titah langit ini. Semangat dakwah, keep Istiqomah.

Wallahu 'alam bishowab


Ilustrasi freepik
Previous Post
Next Post

post written by:

0 Comments: