Recent Posts

Total Tayangan Halaman

Labels

Pesan Sekarang Juga!

Cara Ngirim Tulisan

Cara mengirim tulisan ke Pena Pejuang : 1. Kirim tulisan, bisa dalam bentuk tulisan wa, bisa juga dalam format docx. 2. Sertakan dengan gamb...

Siasat Baru Dibalik Kemenangan Joe Biden

Selasa, 24 November 2020


Oleh: Adibatus Shohifah 

(Aktivis Dakwah Remaja)


Awal dimulainya permainan baru ketika Joe Biden dinyatakan sebagai pemenang dari pemilu As. Pernyataannya seakan menyihir setiap orang dan menyebabkan banyak orang dari berbagai kalangan menaruh harapan besar.


Melalui kanal YouTubenya Joe Biden mengungkapkan, Jika nantinya menang dan resmi terpilih jadi Presiden Amerika Serikat 2020, Joe Biden berjanji kepada umat muslim akan perlakukan agama Islam sebagaimana mestinya."Saya berjanji kepada Anda sebagai presiden, Islam akan diperlakukan sebagaimana mestinya, seperti keyakinan agama besar lainnya. Saya sungguh-sungguh bersungguh-sungguh," kata Joe Biden. (Jakbarnews, 07/11/2020).


Selain itu Biden juga mengutip hadis Nabi Muhammad Saw: Hadis Nabi Muhammad memerintahkan siapa pun di antara kamu melihat kesalahan biarkan dia mengubahnya dengan tangannya jika dia tidak mampu, maka dengan lidahnya jika dia tidak mampu, maka dengan hatinya," kata Joe Biden. (Jakbarnews, 07/11/2020).


Suatu pernyataan yang mengejutkan,  benarkah demikian? Pernyataan singkat yang terlihat amat menjanjikan itu seketika membuat semua orang yang mendengarnya terpana dan luluh tak bergeming. Mereka langsung memberi kepercayaan penuh dan menaruh harapan yang besar kepada Joe Biden untuk mewujudkan janjinya. Rakyat yang mendengar pernyataan Joe Biden bahwa akan memperlakukan Islam dan muslim sebagaimana mestinya langsung terhanyut dalam buaian dusta, tanpa sadar ada apa dibalik Janji manis yang dilantunkan Lagi-lagi rakyat dibodohi dan hanya akan dijadikan sebagai alat untuk tercapainya tujuan mereka.


Biden hanya ingin mencari  suara dari rakyat banyak terutama mayoritas umat muslim dengan memakai jalan halus, memasukan bumbu-bumbu penyedap seperti mengutip hadis Nabi Saw seakan-akan mereka berpihak dan peduli pada umat muslim. Banyak orang tertipu dengan suguhan racun berbalut madu yang mereka berikan. Bagaimana mungkin dapat berlaku baik sedangkan mereka yang menciptakan kegaduhan dan berbagai konflik yang terjadi terhadap muslim  lalu mereka yang berkoar-koar memberi pernyataan akan memperlakukan umat muslim dengan baik, mustahil mereka ingin menghentikan apa yang menjadi tujuan utamanya dan telah mereka perjuangkan sejak lama.


Sikap Biden yang terlihat sangat manusiawi tidak dapat dijadikan sebagai gantungan harapan pembawa perubahan, karena di dalam demokrasi kampanye hanyalah suatu alat untuk mengumpulkan suara dan dukungan sebanyak-banyaknya tidak bisa menjadi patokan. Setelah resmi terpilih, janji yang telah diucapkan tidak bisa dimintai pembuktiannya, karena walau bagaimanapun eloknya janji yang di tuturkan dalam kampanye selama asas negara masih sistem yang bobrok yaitu sekuler kapitalis atau sosial Komunis. Maka baik peraturan maupun orang-orang yang terlahir darinya tidak akan mampu membawa kepada perubahan yang sebenarnya.


Sistem kufur akan bergerak menurut jalan kerakusan, tujuan utamanya ialah menjadi penguasa dan menjadikan negara-negara boneka yang tunduk dibawah kehendak mereka, demi meraup ke untungan yang besar. Pernyataan Joe Biden sebagai Presiden baru  AS yang akan memberi kebijakan kepada umat Muslim hanyalah pernyataan yang menipu, mereka hanya menggunakan jalan lain tetapi tujuan nya tetap sama, mereka hanya berganti topeng dengan yang lebih menarik tetapi wajah aslinya tetaplah sama, tujuan mereka hanya ingin memimpin dan menjajah bangsa yang lemah itulah sifat asli Kolonialisme. 


Karena sampai kapan pun orang kafir tidak akan pernah berlaku baik terhadap umat Islam. Sebagaimana firman Allah:"Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya). Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah." (TQS. Al-Baqarah [2]:120).


 Oleh karena itu harusnya seorang muslim tidak harus percaya kepada para pendusta yang ulung, jangan menyandarkan harapan kepada mereka yang jelas-jelas tidak pernah memberikan kebenaran dan kebaikan. Justru seperti kejadian yang sudah-sudah mereka lah yang berada dibalik konflik yang sudah berlangsung lama menimpa umat Islam diseluruh dunia. Seperti penderitaan saudara kita di Palestine, Suriah, Cina dan penderitaan lain, masyarakat muslim di Indonesiapun saling di benturkan.


Inilah tujuan utama Komunis, lantas bagaimana mungkin kita bisa percaya semudah itu setelah banyak penderitaan yang dirasakan umat muslim, hanya dengan satu janji manis yang di sampaikan mampu menghapus segala kebengisan yang telah mereka perbuat. Jangan lagi tertipu oleh mereka,  gantungkan harapan hanya kepada aturan Allah Swt yang sempurna dan pasti akan membawa kepada kemuliaan.


Allah telah memiliki seperangkat aturan yang kompleks yang dapat membawa kepada perubahan hakiki, Allah telah turunkan Islam sebagai agama sekaligus Ideologi yang pastinya tidak akan berkhianat kepada para pemeluknya, peraturan dalam Islam dan janji yang diberikan maka semua itu adalah kebenaran. Sudah seharusnya kita sebagai muslim berpindah haluan dan hanya menggantungkan harapan kepada aturan yang telah ditetapkan Allah Swt. Jangan percaya sedikitpun kepada tipu daya musuh-musuh Allah yang hanya akan membawa kehancuran bagi persatuan umat muslim. 

Wallahu'alam bishawab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar