Recent Posts

Total Tayangan Halaman

Labels

Pesan Sekarang Juga!

Cara Ngirim Tulisan

Cara mengirim tulisan ke Pena Pejuang : 1. Kirim tulisan, bisa dalam bentuk tulisan wa, bisa juga dalam format docx. 2. Sertakan dengan gamb...

Harga Kebutuhan Melangit, Rakyat Kembali Menjerit

Kamis, 10 Desember 2020



Oleh : Ummu Hanif (Anggota Lingkar Penulis Ideologis)

Memasuki bulan Desember berbagai media sudah mulai menampilkan kenaikan harga kebutuhan pokok. Dimana kondisinya harga berbagai bahan kebutuhan meroket tajam. Sebagaimana yang dilansir http://disdag.kalselprov.go.id/ pada 10/12/2020, kenaikan harga ada yang sampai Rp.3.300 per kg. 
 
Sebenarnya Badan Pusat Statistik (BPS) sudah mengingatkan potensi terjadinya kenaikan harga pangan pada November-Desember 2020 yang dapat menyebabkan laju inflasi tinggi. (www.anatarnews.com, 2/11/2020). Menurut BPS, kenaikan harga bahan makanan ini dapat terjadi mengingat pasokan sejumlah komoditas pangan sudah mengalami hambatan karena produksi terganggu oleh cuaca buruk. Padahal pada periode jelang akhir tahun permintaan kebutuhan pangan dari masyarakat akan meningkat, karena adanya libur panjang cuti bersama serta perayaan Natal dan Tahun Baru.

Masih dari sumber yang sama, sebelumnya BPS mencatat kenaikan harga cabai merah, bawang merah dan minyak goreng menjadi penyebab terjadinya inflasi pada Oktober 2020 sebesar 0,07 persen.

Menurut ilmu ekonomi, harga jual dipengaruhi oleh bertemunya permintaan dan penawaran. Tapi sebenarnya dapat kita amati. Setiap tahun harga barang kebutuhan pokok akan naik pada bulan bulan tertentu. Seperti saat ini menjelang natal dan tahun baru, memasuki bulan puasa, mendekati idul fitri dan beberapa waktu yang dirasa banyak acara selamatan. 

Kenapa ini terjadi. Karena pada waktu itu terjadi lonjakan permintaan yang sangat tinggi. Meskipun sebagian juga dikarenakan petani gagal panen. Selain itu juga bisa karena ulah para mafia perdagangan serta para penimbun bahan kebutuhan pokok. Akibatnya harga pada saat hajatan atau mendekati acara acara besar keagamaan melonjak tinggi.

Tentu saja ini bisa membuat para ibu rumah tangga semakin menjerit. Karena selain harga naik, kebutuhan akibat efek pandemi juga semakin banyak.

Istimewanya dalam Islam ada aturan terkait perdagangan. Termasuk terkait harga kebutuhan barang pokok. Negara wajib memastikan seluruh rakyatnya mampu membeli kebutuhan barang pokok. Di setiap pasar ada qodhi yang berkeliling mengawasi perdagangan agar tidak ada kecurangan maupun penimbunan barang barang kebutuhan pokok. Apabila terjadi maka akan segera dihukum saat itu juga. 

Di sinilah keagungan Islam yang di rindu oleh setiap umat. Tidak hanya sebatas agama saja. Tapi juga sebagai solusi dari semua permasalahan umat dalam kehidupan. 
Wallahualam bish showab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar