Recent Posts

Total Tayangan Halaman

Labels

Pesan Sekarang Juga!

Cara Ngirim Tulisan

Cara mengirim tulisan ke Pena Pejuang : 1. Kirim tulisan, bisa dalam bentuk tulisan wa, bisa juga dalam format docx. 2. Sertakan dengan gamb...

Islam Mensejahterakan Kaum Ibu

Selasa, 29 Desember 2020


Oleh : Shofi Lidinillah
           (Mahasiswi Bandung)

Banyak sekali kaum ibu yang menerima penderitaan di dunia ini, mulai dari kasus KDRT, ekspoitasi wanita, banyaknya gugatan cerai, ibu memiliki peran ganda yaitu sebagai ibu rumah tangga dan sebagai tulang punggung keluarga dan lain sebagainya.

Dilansir pada laman theconversation.com (18/03/20), salah satu kasus yang terjadi yang dialami oleh seorang ibu yang menjadi buruh disalah satu perusahan eskrim terkenal di Indonesia bahkan sempat trending di Twiter, ia mengajukan izin kepada perusahan untuk dipindahkan divisi kerjanya dikarenakan penyakit yang dimilikinya kambuh yaitu endometriosis, tetapi respon perusahanan malah mengecam untuk memberhentikannya. Sehingga tidak ada pilihan lagi untuk terus bekerja walaupun dalam keadaan sakit. Pada akhirnya ia mengalami pendarahan hebat yang diharuskan untuk melakukan operasi kuret.

Hal ini tidak akan terjadi jika sebuah perusahaan tidak memperkerjakan seorang perempuan dengan keras dan berat. Dan yang seharusnya diutamakan bekerja merupakan seorang laki-laki sehingga tidak ada keterpaksaan dalam bekerja untuk mencari uang dan tidak membahayakan dirinya.

Ditambah dengan diterapkannya sistem yang seperti ini, perempuan dianggap sukses jika berpendidikan tinggi, karir bagus, gaji besar, modis dan sejenisnya. Dan jika perempuan sebagai Ibu Rumah Tangga saja di anggap tidak produktif.

Padahal dalam Islam, ibu merupakan Ummun Warabbatul Bayt yang mana ummun merupakan fitrah ibu seperti hamil, melahirkan, menyusui, merawat, mendidik, membesarkan, mencetak generasi cermelang. Sedangkan warabbatul bayt merupakan ibu mengatur rumah tangga, manager bagi suaminya, memanage waktu, tenaga, pikiran dan seluruh anggota keluarga.
Sebagaimana sabda Rasulullah saw. “Seorang wanita adalah pengurus rumah tangga suaminya dan anak-anaknya. Dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas kepengurusannya.” (HR. Muslim)

Islam akan mensejahterakan seluruh manusia terumasuk seorang ibu. Karena ibu tidak dituntut untuk bekerja keras diluar rumah sehingga akan terfokus dengan pekerjaan domestiknya sesuai dengan perannya seorang ibu. Dan Islam sangat memuliakannya karena dijamin nafkah serta keamanan kehidupannya. Ini akan terealisasi jika Islam diterapkan secara menyeluruh.
Wallahu a’alam bishshawab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar