Recent Posts

Total Tayangan Halaman

Labels

Pesan Sekarang Juga!

Cara Ngirim Tulisan

Cara mengirim tulisan ke Pena Pejuang : 1. Kirim tulisan, bisa dalam bentuk tulisan wa, bisa juga dalam format docx. 2. Sertakan dengan gamb...

Perlindungan Hakiki Manusia

Minggu, 13 Desember 2020

Oleh : E. Rachma
(Pemerhati Politik) 


Kamis, 10 Desember merupakan Hari HAM Sedunia. Seluruh negara memperingati hari ini sebagai hari bahwa manusia mendapat perlindungan hakiki dan hak sebagai manusia, baik dari sisi perlindungan hidup, kesehatan, pendidikan, berpolitik, dan lain-lain. Seperti yang diungkapkan Presiden Jokowi pada pidatonya melalui kanal YouTube Kemitraan Indonesia, bahwa, “Kita mempunyai komitmen yang sama bahwa penghormatan perlindungan dan pemenuhan HAM menjadi pilar penting bagi Indonesia untuk menjadi bangsa yang lebih beradab, lebih tangguh, dan lebih maju. Pemerintah tidak pernah berhenti untuk menuntaskan masalah HAM masa lalu secara bijak dan bermartabat."

Di sisi lain, pada hari yang sama, terjadi penembakan enam warga negara Indonesia, yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, peristiwa penembakan di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. Alasan polisi melakukan demikian karena adanya aksi melawan hukum yang dilakukan oleh oknum salah satunya aksinya membawa senjata tajam dan senjata api ilegal saat melakukan pengawalan dan pengamanan.

Sangat disayangkan penembakan itu harus terjadi. Karena penanganan peristiwa dapat dilakukan dengan cara lain, misal, diproses hukum terlebih dahulu, jangan langsung ditembak. Namun ada beberapa pihak melihat, adanya kejanggalan dari peristiwa tersebut. Bila demikian, apapun peristiwanya, nyawa manusia, apalagi ini termasuk warga negara Indonesia, tentu menjadi utama dalam pelaksanaan tugas penegak hukum. Bila memang sangat genting, tentunya penembakan bisa menggunakan peluru karet atau menembak pada bagian-bagian yang tidak vital untuk melumpuhkan. Sehingga nyawa warga negara tetap terlindungi. Inilah fungsi penegakkan hukum yang menyeluruh dari atas hingga ke bawah. 

Dalam Islam, tidak hanya nyawa manusia yang menjadi perlindungan utama, bahkan hewan. Salah satunya nampak pada masa pemerintahan Umar bin Khattab, beliau sangat memperhatikan rakyat, dan memikirkan kehidupan hewan. Beliau memerintahkan agar seluruh jalan jangan sampai ada yang berlubang. Hal ini beliau lakukan agar jangan ada keledai yang terjatuh karena jalan berlubang tersebut. Sungguh, urusan negara yang bersumber pada aturan Allah SWT kan benar-benar mampu melindungi manusia secara menyeluruh, dari pemimpin negara hingga penegak hukum negara.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar