Recent Posts

Total Tayangan Halaman

Labels

Pesan Sekarang Juga!

Cara Ngirim Tulisan

Cara mengirim tulisan ke Pena Pejuang : 1. Kirim tulisan, bisa dalam bentuk tulisan wa, bisa juga dalam format docx. 2. Sertakan dengan gamb...

Wajah Masa Depan Demokrasi

Selasa, 29 Desember 2020


Oleh: Watik Handayani S. Pd.* 


 
Demokrasi, kenapa banyak orang memujamu? Apa yang dapat dibanggakan dari sebuah aturan kebebasan yang bablas?Apa yang membuatmu bertahta, tak ada kawan abadi yang ada hanya kepentingan yang abadi?

Padahal, wajah demokrasi tampak bertambah suram. Ibu Pertiwi yang terlanjur basah mengikuti sistem demokrasi kapitalis telah gagal membawa perdamaian, hanya membuat dunia, terutama kaum Muslim semakin menderita. 

Demokrasi pun membuat bencana bertambah melanda dunia, baik bencana kecil hingga besar. Seperti sekarang wabah Covid-19 hingga kini belum berakhir. Itu semua karena Allah murka akan ketidakadilan yang dijalankan  oleh manusia dalam kehidupannya dan kemaksiatan yang merajalela. Semua yang terjadi adalah teguran Allah untuk hambanya supaya segera menjalankan amal sesuai syariah. 

Tak mengertikah wahai hamba Allah SWT, Allah akan berikan jalan terbaik jika engkau taat dengan segala aturan-Nya. Hidupmu akan dipermudah jika engkau bekerja sama dalam kebaikan, bukan untuk kepentingan segelintir orang yang ego saja. Keadilan akan tercipta jika mengakui hukum Allah yang adil dan dapat diterapkan di muka bumi tanpa kompromi. Ketentuan yang memang harus diterapkan berdasarkan hukum Islam yang dapat menyelesaikan perkara sampai akarnya. Kehidupan akan lebih tertata dan perekonomian negara akan makmur hanya di sistem Islam yang dapat memanusiakan manusia. 

Sistem Islam akan segera tegak jika kaum Muslim memahami dan mendalami aturan dari Allah SWT Sang Pencipta. Mereka pun harus memiliki kesamaan dalam tujuan yaitu mengharapkan ridha Allah SWT dalam beramal makruf nahi mungkar. Semua itu akan tercapai jika sistem pemerintahan Islam yaitu khilafah tegak di muka bumi.  

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah An - Nisaa ayat 26 yang artinya, ”Allah hendak menerangkan (syariat-Nya) kepadamu dan menunjukkan jalan-jalan (kehidupan) orang yang sebelum kamu (para nabi dan orang-orang saleh) dan Dia menerima tobatmu. Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana."

MasyaAllah puji syukur atas kehadiran Allah SWT yang selalu berada di sisi hambanya yang mau bertaubat. Dosa besar Allah bisa ampuni jika mau menyadari kesalahannya. Meninggalkan hal yang buruk menuju kebaikan yang hakiki. 

Maka, marilah kita berjuang untuk menghidupkan kembali sistem Islam dan tinggalkan sistem kufur buatan manusia. Karena hukum terbaik hanya hukum Allah SWT yang dapat mengembalikan peradaban Islam yang cemerlang. Perjuangan menuju syariah kaffah mengembalikan kehidupan yang sejahtera. []


*Anggota Komunitas Muslimah Menulis Depok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar