Recent Posts

Total Tayangan Halaman

Labels

Pesan Sekarang Juga!

Cara Ngirim Tulisan

Cara mengirim tulisan ke Pena Pejuang : 1. Kirim tulisan, bisa dalam bentuk tulisan wa, bisa juga dalam format docx. 2. Sertakan dengan gamb...

Bangsaku Sayang, Bangsaku Malang

Rabu, 06 Januari 2021



Penulis: Pusparini
(Ibu Rumah Tangga) 

Sejak Sekolah Dasar sampai dapat menyelesaikan studi, saya merasa bangga hidup di Negara besar bermartabat dan kaya raya. Namun tidak hari ini. Saya merasa miris melihat kondisi rakyat yang semakin hari semakin sulit walau hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan dasar. Apa yang terjadi dengan Negara sehebat ini? 

Kondisi ini memaksa saya untuk mencari apa penyebab semua ini. Apa yang terjadi? apa yang salah sehingga bangsa ini penuh dengan masalah yang tidak berkesudahan? Sulitnya pekerjaan dengan upah yang sangat tidak wajar, korupsi yang membabi buta, pendidikan dan kesehatan yang sangat mahal, prostusi, khamr, riba dan masih banyak lagi pelanggaran yang membelit hidup rakyat. Apa yang salah dengan bangsa ini? Padahal Allah mengaruniakan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar, sumber daya alam yang kaya raya, juga di dalamnya merupakan Negara bermayoritas Muslim terbesar di dunia. Bukankah seharusnya ini menjadi modal yang cukup? Sistem yang salah. Ya, sistem, alias petunjuk kehidupan. Sistem yang  memisahkan agama dari kehidupan, serta tidak menjadikan Islam sebagai aturan kehidupan. Umat terlanjur terseret dalam pusaran sistem liberal kapitalis bukan ideologi Islam. 

Islam yang semestinya dijadikan sebagai solusi hidup, rahmat semesta alam, yang telah mengatur semua norma kehidupan berdasarkan Al quran dan Sunnah sudah ditinggalkan umatnya sendiri. Inilah yang menjadi sumber masalah. Andaikan bangsa ini sadar dan mau kembali ke dalam ideologi Islam, terbayang alangkah indahnya. Para pemimpin amanah yang melindungi rakyatnya karena Allah, Negeri yang baldatun thayyibatun wa robbun gofuur. Semoga tidak terlambat dan Allah senantiasa melindungi bangsa ini, Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar