Recent Posts

Total Tayangan Halaman

Labels

Pesan Sekarang Juga!

Cara Ngirim Tulisan

Cara mengirim tulisan ke Pena Pejuang : 1. Kirim tulisan, bisa dalam bentuk tulisan wa, bisa juga dalam format docx. 2. Sertakan dengan gamb...

Basa Basi Benci Produk Luar Negeri

Sabtu, 13 Maret 2021



Oleh : Mira Surtiningsih, S. Pd.I.
(Praktisi Pendidikan)


Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Perdagangan serius membantu pengembangan produk-produk lokal. Sehingga masyarakat menjadi cinta akan produk sendiri,dan tidak membeli produk luarnegri.Dengan semboyan “benci produk luar negeri” dalam Pembukaan Rapat Kerja Nasional Kemendag secara virtual. 270 juta jiwa itu pasar yang besar”ujar Jokowi,strategi yang tepat untuk mengembangkan pasar menjadi penting. Pusat perbelanjaan memberikan
ruang bagi produk-produk Indonesia, khususnya UMKM.

Pada kenyataannya Pemerintah akan impor 1 juta - 1,5 juta ton beras dalam waktu dekat ini. dengan alasan untuk menjaga ketersediaan didalam negeri dan menjaga kesetabilan pangan.
(m.cnnindonesia.com/04/03/2021)

Makanan pokok rakyat Indonesia yang merupakan negara agraris,penghasil pertanian terbesar mengaharuskan impor beras.Seperti impor bawang putih 100 persen dikuasai China dan bawang merah dari Vietnam. (m.kumparan.com/06/03/2021)

Dengan demikian merugilah para petani dalam negeri. Karena hal tersebut membuat produk-produk dalam negeri mengalami penurunan harga, atau kalah bersaing dengan produk-produk impor. Ini membuat petani-petani dalam negeri terpuruk.

Ini tidak sesuai dengan janji-janji pemerintah yang diucapkan. Beberapa pihak mengambil keuntungan,dengan adanya impor secara terus menerus. Inilah bukti kedzoliman Sistem Kapitalisme yang berusaha menguasai negeri ini dengan kekuatan modal yang mereka miliki,dan aturan yang mereka buat sendiri sesuai kepentingannya,materi keuntungan menjadi tujuan.


Hal ini sangat berbeda dengan Sistem Islam, sistem yang mengatur segala kehidupan di didunia, aturan yang mengurusi umat, mulai dari ekonomi bermuamalah sesuai syariat, diatur penuh agar masyarakat dari berbagai kalangan sejahtera. Pemimpin yang akan turut terhadap aturan Allah lah yang akan memberantas korupsi di negri ini. Tidak dengan mudahnya membuat jalan peluang kerjasama antar negri yang merugikan rakyat.
Aturan Islam yang hanya menggapai ridho-Nya bukan hanya kepentingan dunia semata.
Wallahu’alam bisshowab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar