Recent Posts

Total Tayangan Halaman

Labels

Pesan Sekarang Juga!

Cara Ngirim Tulisan

Cara mengirim tulisan ke Pena Pejuang : 1. Kirim tulisan, bisa dalam bentuk tulisan wa, bisa juga dalam format docx. 2. Sertakan dengan gamb...

Learning Loss, Don't Worry

Minggu, 07 Maret 2021


Oleh:Watik Handayani, S.Pd.

Sudah satu tahun rasanya kita dilema dalam pembelajaran yang tidak efektif akibat penyebaran pandemi  yang terus beranjak naik. Mengakibatkan anak minim dalam menuntut ilmu. Namun, pemerintah terlihat tidak mengkhawatirkan  masalah belajar yang tidak efektif ini. Yang ada, learning loss, don't worry  (jangan khawatir terhadap penurunan kemampuan belajar). Itu artinya,  itulah bahwa penurunan kemampuan belajar  jangan dikhawatirkan  yang penting bisa menghasilkan  materi/uang. 

Inilah sistem kapitalis sekuler, yang menjadikan  tujuan pendidikan tidak begitu penting lagi. Apalagi di masa pandemi ini, pemerintah terlihat kurang serius dalam menangani masalah. Pemerintah  harusnya memperhatikan  juga masalah pendidikan. Bagaimana anak bisa belajar efektif selama pandemi. Semua itu tugas negara agar anak tidak learning loss. 

Jika kita lihat, dalam sistem pendidikan pun pemerintah lebih mengutamakan untung rugi dan semuanya menjadi sebuah bisnis. Sehingga akan berdampak pada masa depan yang tak terarah. Contohnya banyak sekolah pengurangan tenaga pendidik, gonta-ganti kurikulum pendidikan yang menyebabkan tak terserapnya ilmu, hanya nilai yang utama. 

Begitu juga kurikulum pendidikan pun orientasinya lebih kepada materi hanya meningkatkan ilmu pengetahuan, tapi minim ilmu Islam. Pemerintah sengaja memisahkan pelajaran dengan kehidupan, sehingga banyak anak yang tak mampu memahami materi mendalam. Hanya bisa dilakukan sekali saat ujian tiba saja, selanjutnya hilang tanpa jejak, karena penurunan kemampuan belajarnya. 

Maka, sangat wajar sekali kurikulum pendidikan dan  pemahaman anak didik dalam sistem saat ini kurang berkualitas, bahkan tidak berkualitas yang menyebabkan tidak berhasilnya tujuan pendidikan yang akan mencerdaskan anak bangsa tidak  terlaksana. 

Maka dari itu dibutuhkan agama untuk mengatur keseimbangan pendidikan supaya dimudahkan dalam menuntut ilmu. Bahwa nabi Muhamad Saw bersabda. 

Agama itu nasehat. Kami berkata "Bagi siapa? " Rasulullah SAW bersabda "Bagi Allah, bagi kitabnya, bagi para pemimpin kaum Muslim, dan bagi kaum Muslim secara umum. (HR.Muslim) 

Berdasarkan Hadist di atas, Agama adalah nasehat yang sempurna bagi kaum muslim. Karena agama tidak akan luput dari sebuah kehidupan manusia.

Selama sistem Islam di terapkan di bumi. Atas kehendak Allah dan diikuti manusia secara menyeluruh. Maka selamat lah isi dunia. Apapun masalah pasti akan ada ide cemerlang yang didapatkan oleh Islam. Karena Islam lah pemberi solusi terbaik di atas dunia oleh yang maha pencipta. 

Umat muslim yang memiliki toleransi yang paling tinggi. Tak ada waktu untuk terlena dalam kemaksiatan. Semua dikerjakan karena Allah, merasa dekat dengan Allah. Dilakukan dengan semangat dan penuh kasih sayang dan kesadaran dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. 

Sehingga mudah dalam melaksanakan kurikulum pendidikan berdasarkan Islam yang jelas berhasil. Pada peradaban cemerlang dan pembangunan bangsa yang sejahtera serta unggul di mata dunia.

1 komentar: