Recent Posts

Total Tayangan Halaman

Labels

Pesan Sekarang Juga!

Cara Ngirim Tulisan

Cara mengirim tulisan ke Pena Pejuang : 1. Kirim tulisan, bisa dalam bentuk tulisan wa, bisa juga dalam format docx. 2. Sertakan dengan gamb...

Muslimah dan Dakwah Khilafah

Minggu, 14 Maret 2021


Oleh Ummu Beyza

Tongkat Risalah Dakwah

Umat Rasulullah SAW saat ini harus memegang tongkat risalah dakwah.  Karena musuh-musuh Islam tak pernah lelah menyerang pemikiran dan ide-ide Islam di tengah kehidupan umat muslim sendiri. 

وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
Artinya: “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar merekalah orang-orang yang beruntung”. (QS Ali-Imran : 104).

Ayat ini berisikan tentang perintah untuk melakukan amar ma’ruf nahi mungkar dalam rangka mewujudkan eksistensi Islam di dalam kehidupan pribadi atau bermasyarakat. 

Saat ini kita dan generasi kita kelak akan dihadapkan pada zaman yang penuh dengan tantangan. Bermacam problematika di segala situasi dan kondisi. Kemajuan teknologi yang kian pesat bisa saja membawa kearah yang lebih baik atau sebaliknya. 

Khilafah Ajaran Islam

Khilafah kini telah menjadi salah satu istilah yang sangat populer di negeri ini. Hampir semua orang pernah mendengar kata 'Khilafah'. Dimana tentu isu Khilafah itu tidak akan sepi dari pro dan kontra.

Ide dan Perjuangan penegakan Khilafah ini akan berhadapan dengan rezim represif di berbagai negeri muslim. Seperti halnya dulu Rasulullah dan para sahabat dalam memperjuanhkan Khilafah tidaklah mudah. 

Secara historis Khilafah sudah tegak selama 13  abad dan memiliki wilayah yang sangat luas, yaitu lebih dari 2/3 dunia. Kemudian Barat berhasil menghancurkannya tahun 1924 dan memecah belah menjadi 50 negara lebih.
Rasulullah telah menyampaikan dalam hadits i bisyârah (kabar gembira).  Rasulullah Saw. bersabda:
ثُمَّ تَكُوْنُ خِلاَفَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ

Kemudian akan ada lagi Khilafah yang menempuh jejak Kenabian”. (HR Ahmad).

Sebagai muslim yang beriman,  tentu kita meyakini akan janji dan bisyarah yang telah Rasulullah kabarkan.  Tentu saja,  keimanan tidak akan menanyakan "kapan waktunya?". Tugas keimanan adalah meyakini dengan sepenuh hati dengan raga yang ikut berjuang menjaga dan membuktikan keimanan tsb. 

Muslimah dan Dakwah Khilafah

Dengan segala permasalahan yang ada dan mungkin akan akan selalu lahir permasalahan baru ditengah kehidupan yang menerapkan sistem Demokrasi - Sekular ini.  Khilafah adalah solusi untuk memyelesaikan permasalajam dimuka bumi ini. 

Melibatkan diri dalam aktivitas dakwah Khilafah mestinya bukanlah sebuah paksaan,  namun sudah seharusnya menjadi dorongan keimanan. 
Karena, perjuangan penegakan Khilafah juga merupakan wujud kepedulian. Kepedulian untuk melepaskan negeri-negeri Muslim dari kerusakan akibat penerapan sistem kapitalisme-liberalisme itu. Kepedulian atas syariat yang telah banyak diabaikan bahkan tak jarang jadi bahan olokan dalam kehidupan.

Memang betul, tugas utama wanita adalah menjadi ibu dan pengelola rumah tangga, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam, yang artinya: “Seorang isteri adalah penanggungjawab di rumah suaminya dan bertanggung jawab atas apa yang diurusinya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Sebagai ibu, mereka dapat berperan dalam mempersiapkan anak dan generasi umat agar siap menjadi pemimpin dan mujahid yang akan meneruskan estafet perjuangan ini.
Bahkan keberadaan perempuan sebagai pendamping suami berperan besar dalam memberikan dukungan serta mengkondisikan rumahnya dengan suasana ibadah dan dakwah.

Bahkan,  muslimah dapat terlibat aktif dalam dakwah kepada sesama muslimah.  Dengan menyebarkan booklet, bulletin, tulisan di media massa, dan lain-lain yang membawa ide Islam. 
Dengan demikian, banyak hal yang bisa dilakukan oleh seorang Muslimah dalam berkonstribusi bagi tegaknya agama Islam, menolong agama-Nya, sehingga Allah pun menolongnya. 

Seperti firman-Nya:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
Artinya: “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (QS Muhammad:7).

Wallahu A’lam Bishawab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar