Recent Posts

Mudik Dilarang, Rakyat Mengerang

Jumat, 02 April 2021


Oleh : Ranyassifa

Pengamat Transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata (UNIKA) Semarang, Djoko Setijowarno menyarankan, agar pelarangan mudik Lebaran 2021 berjalan efektif, pemerintah diminta terbitkan Peraturan Presiden(Perpres). 

“Supaya berjalan efektif kebijakan pelarangan mudik Lebaran 2021, sebaiknya Pemerintah dapat menerbitkan Peraturan Presiden.

Harapannya semua instansi Kementerian dan Lembaga yang terkait dapat bekerja maksimal,” kata Djoko kepada Liputan6.com, Minggu (28/3/2021).

Penerbitan Perpres itu, bertujuan untuk keberlangsungan usaha di bisnis transportasi umum darat wajib mendapatkan bantuan subsidi, seperti halnya moda udara, laut dan kereta.

Lebih lanjut Djoko menjelaskan, bahwa Keputusan pelarangan mudik sebenarnya empirik based on data. Setiap kali selesai liburan panjang, angka penularan covid-19 pasti meningkat signifikan.

“Ada pelarangan mudik, walaupun pada kenyataannya di lapangan pasti akan ada pelanggaran. Jika tidak dilarang, susah dibayangkan jutaan manusia mudik seperti tidak ada pandemi dan pasti juga nantinya akan ada ledakan penderita covid baru pasca lebaran,” katanya. (m.liputan6.com)

Namun dibalik kebijakan pemerintah yang melarang untuk mudik ini, pemerintah tentu harus berpikir lebih serius akan dampak ekonomi yang ditimbulkan. Pelaku usaha di daerah dan kegiatan pariwisata diprediksi akan paling banyak mengalami dampak negatif akibat kebijakan tersebut.

Kalangan dunia usaha berharap pencairan bantuan sosial (Bansos) yang dijanjikan pemerintah pada masa Lebaran 2021/Idul Fitri 1442 H akan mampu mendongkrak konsumsidan permintaan pasar sehingga bisa tetap mendorong pemulihan ekonomi.

"Dengan kebijakan pencairan bansos, kami rasa ada peluang demand domestik bisa didongkrak lebih tinggi. Ini berdasarkan pengamatan kami di tahun lalu di mana pencairan bansos yang gencar di kuartal IIi 2020 sangat signifikan meningkatkan demand pasar domestik di periode tersebut dan efek positifnya juga tercermin pada perbaikan tingkat pertumbuhan penjualan ritel. Kami harap hal yg sama bisa terjadi juga tahun ini," kata Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani, Sabtu 27 Maret 2021. (https://deskjabar.pikiran-rakyat.com)

Dari sisi kesehatan, tentu pemerintah harus serius jika ingin menekan angka pandemi melalui kebijakan ini. Pemerintah diminta agar tidak basa-basi atau tebang pilih dalam larangan mudik ini. 

Disamping itu, dampak ekonomi dan sosial akibat pelarangan mudik tersebut mestinya diantisipasi sejak awal hingga tidak ada kecemasan bagi para pelaku usaha. 

Rakyat kini menanti dengan sigap tindakan pemerintah yang menyeluruh yang dapat dijadikan pijakan untuk penuntasan pandemi ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar