Recent Posts

Kehilangan Ulama

Jumat, 14 Mei 2021



 Oleh Ummu Aliya

Rasanya Seperti ada ruang kosong sesaat.Inii kah dinamakan kehilangan setelah mendengar berita kematian, ulama.  lagi ulama hanif, berani menyampaikan kebenaran meninggal, meninggalkan kita satu persatu. Allah cabut nyawa mereka

wafatnya ulama adalah sebuah musibah umat ini Karena ulama adalah pewaris Nabi, berarti hilangnya pewaris Nabi.

Wafatnya ulama  diangkat ilmu oleh Allah dari muka bumi, maka ini pertanda usia bumi tidak lama lagi. .wahallahualam bishoab

Dalam sejarah  Indonesia  mencatat bahwa kemerdekaan Indonesia sebagiannya adalah berkat perjuangan ulama. Misalnya, Syekh Yusuf al-Maqassari (1626-1629M). Ulama terkenal ini tidak hanya mengajar dan menulis kitab keagamaan, tetapi juga memimpin sekitar 4.000 pasukan di hampir seluruh wilayah Jabar

KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asyari. Dua ulama, dari satu guru, kiai besar Indonesia. Pendiri Muhammadiyah dan Nadhlatul Ulama, NU. Bukan saja mencerdaskan masyarakat pribumi ketika itu.

Terus kenapa Jenderal militer Indonesia bukan dari kalangan kiai? Inklah sifat tawadhu' dan satu wujud keikhlasan para ulama terdahulu.

Lebih senang berjuang senyap, tak mau publish, apalagi klaim itu ini. Selalu berbuat tanpa pamrih. Padahal sejarah perlawanan dahsyat mengusir penjajah lahir dari komando para Kiai. (republika)

Soekarno dulu meminta nasehat kepada para ulama ulama untuk memproklomasikan indonesia jadi tidak benar tuduhan kalau ulama tidak tahu tentang sejarah kemerdekan karena jasa mereka sangat besar.

Dalam  buku on war membahas tentang teori perang. Carl vob clausewitz mengatakan para ulama dan tokoh religis mempunyai peranan yang sangat penting
Mereka menjadi tempat Naungan, mereka menjadikan pemberani dalam kekacauan penjajahan. Namun saat sudah merdeka maka para ulama atau tokoh religius  ditangkap dan dipenjara.

Jagalah ulama ulama kita.......
Jangan lah kita mengulang sejarah yang kelam.
Janganlah kita kriminasikan mereka, apalagi mencaci mereka karena mereka pewaris nabi kita.

Jangan sampai kita merasakan kehilangan baru kita mengerti arti sebuah kehadiran Dan  kehadiran akan terasa saat kehilangan telah merenggutnya
Tidak bersedih dengan wafatnya ulama itu pertanda sebuah kemunafikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar