Recent Posts

Akibat Salah Kelola

Senin, 14 Juni 2021
Oleh : Ayu 

Berbagai BUMN mengalami kerugian yang sangat besar. PT Waskita karya pada awal tahun mengalami kerugian 7,3 triliun. Padahal di tahun 2019 mengantongi laba bersih sebesar 938 miliar rupiah. Disampaikan menteri BUMN, Erick Thohir, PT PLN memiliki hutang 500triliun. PT Garuda Indonesia mengalami kerugian sebesar 1,43 triliun tiap bulannya. Dan memiliki utang sampai 70 triliun. Masih menurut Erick Thohir, bahwa garuda masih bisa diselamatkan dari kebangkrutan dengan pinjaman dana atau pencairan dana talangan dari pemerintah. Mentri BUMN mengajukan dana talangan sebesar 8,5 triliun. Namun, Mentri keuangan hanya akan mencairkan sebesar 1 triliun.

Problem ini menunjukkan bahwa terjadi salah orientasi pada BUMN. keberhasilan BUMN diukur dari untung/rugi sebagaimana perusahaan swasta. Padahal sebagaimana namanya, BUMN yaitu Badan Usaha Milik Negara, pengelolaannya dilakukan oleh negara untuk kepentingan rakyat secara utuh. Secara mendasar, masalahnya adalah kesalahan ide kapitalisme dalam mengelola harta negara. Ditambah lagi adanya manajemen yg buruk dalam BUMN itu sendiri memperparah kondisi tersebut.

Dalam Islam terdapat 3 jenis kepemilikan, yaitu kepemilikan negara, umum & individu. Semua yang berkaitan dengan kepentingan umum harus dikelola secara professional & bertanggung jawab untuk kepentingan seluruh rakyat tanpa memandang status sosial, bukan untuk meraih keuntungan yang sebesar-besarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar