Recent Posts

Gurita Korupsi Tak Berhenti

Senin, 14 Juni 2021



Oleh: Rindoe Arrayah

             Bukan rahasia lagi, jika korupsi di negeri ini sudah tak terkendali lagi. Terbukti, dari tahun ke tahun justru mengalami peningkatan, bukan penurunan sebagaiamana yang senantiasa diharapkan selama ini.

Mengutip dari kompas.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan bahwa terjadi peningkatan jumlah perkara dan terdakwa kasus tindak pidana korupsi sepanjang tahun 2020. ICW menyebutkan 1218 perkara disidangkan pada 2020 lebih tinggi dibandingkan 2019 yakni 1.019 kasus (22/3/2021). 

Hal ini merupakan problematika yang tak kunjung usai dan semakin menggurita. Kondisi inipun semakin menyengsarakan rakyat. Jika ditelisik lebih mendalam lagi, mengapa korupsi seolah tak pernah berhenti dan justru mengakar? Karena, efek dari diterapkannya sistem Kapitalisme-Sekularisme. Salah satu contoh fakta yang bisa kita lihat adalah mahalnya biaya politik dalam demokrasi. Pemilu memakan dana miliaran hingga triliunan meniscayakan adanya praktik jual beli suara. 

Oleh karenanya, sistem Kapitalisme-Sekularisme yang telah nyata kerusakannya dari sejak awal kemunculannya ini hanya berporos kepada kepentingan para kapital tanpa menghiraukan pelayanan maksimal kepada rakyat. Hal ini berbanding terbalik dengan sistem Islam yang menerapkan semua aturan Allah SWT secara menyeluruh.

Dalam sistem yang berlandaskan Islam, menjadikan syari’at-Nya sebagai pondasi utama dalam mengatur seluruh sendi kehidupan. Mengurusi segala urusan rakyat mulai dari urusan individu, masyarakat hingga negara. Bahkan, segala urusan dari bidang politik, ekonomi hingga pergaulan termasuk makna politik dalam pandangan Islam. Berkaitan dengan memilih seorang pemimpin, aturan Allah SWT  sudah memberikan patokan yang jelas dimana pemimpin harus mencintai dan dicintai rakyatnya karena Allah SWT  bukan sebab lainnya. Sehingga, praktik jual beli suara hingga korupsi akan ditutup celahnya oleh aturan Sang Khaliq.

Untuk itu, mari kita bersama-sama istiqamah di jalan dakwah demi mengembalikan tegaknya risalah Islam di muka bumi agar tercapai kejayaan serta keberkahan bagi seluruh alam.
Wallahu a’lam bishshowab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar