Recent Posts

PERAN GURU DALAM PENGAWASAN PEMBELAJARAN DARING/ONLINE

Senin, 12 Juli 2021


                                  
Oleh:
Iffat Fatimah
NIM: 181260002
 
JURUSAN PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN
2021 M / 1442 H
                 


Pembelajaran daring adalah pembelajaran yang dilakukan secara online, menggunakan aplikasi pembelajaran maupun jejaring sosial. Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang dilakukan tanpa melakukan tatap muka, tetapi melalui platform yang telah tersedia, diantaranya sebagai berikut: google classroom, telepon, live chat, zoom, ataupun wa group.
Pandemi Covid-19 di dunia membuat berbagai usaha dilakukan untuk memutus mata rantai penularan. Covid-19 memaksa berbagai aspek kehidupan berubah. Pemerintah mengeluarkan kebijakan work from home atau bekerja dari rumah. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan yang meluas akibat interaksi yang masif. Physical distancing menjadi salah satu strategi harapan untuk memutus rantai penularan penyakit ini. Perubahan yang dipaksa oleh Covid-19 ini begitu cepat. Menyebabkan persiapan untuk menghadapi berbagai perubahan menjadi tidak maksimal. Dunia usaha misalnya banyak mengalami kemerosotan akibat terlambat menyesuaikan diri. Kebangkrutan terlihat dari terjadinya pemutusan hubungan kerja yang besar-besaran. Hal ini pun dirasa oleh dunia pendidikan. Kesiapan untuk belajar daring (online)yang ditetapkan oleh pemerintah nyaris tidak ada. Sekolah dalam hal ini guru dituntut berusaha mengkreasikan belajar agar tetap berjalan meski tidak di sekolah dan dikenalah belajar daring.

Untuk menjadi seorang guru tidak hanya sekedar mengajar dan memberi ilmu kepada siswa saja, melainkan harus mempelajari tentang kompetensi untuk seorang guru. Maka kompetensi guru dapat disederhanakan menjadi 4 (empat) dimensi yaitu kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. (Rofa’ah, Pentingnya Kompetensi Guru Dalam Kegiatan Pembelajaran Dalam Perspektif Islam, 2016:39)

Pada masa pandemi ini guru sangat berperan dalam pembelajaran daring/online sesuai surat edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Guru harus bekerja sama dengan orang tua untuk memberikan pembelajaran yang maksimal kepada peserta didik. 

Jadi peran guru dalam pengawasan pembelajaran daring/online adalah untuk membuat pembelajaran tetap berjalan secara efisien dan kondusif walaupun guru dan siswa tidak dapat melakukan pembelajaran secara tatap muka. Untuk berjalannya pembelajaran secara efisien dan kondusif perlu memperhatikan indikator sebagai berikut: a.Memeriksa kesiapan pembelajaran daring/online. b.Proses guru dalam pembelajaran daring/online. c.Evaluasi guru dalam pembelajaran daring/online.

Dalam proses pembelajaran daring/online, hubungan timbal balik antara guru dan siswa itu harus ada, Tidak hanya sekadar penyampaian pesan maupun materi pembelajaran, namun lebih ke penanaman serta pembentukan sifat dan sikap serta nilai-nilai luhur pada peserta didik dalam pembelajaran daring/online. 

Perencanaan dalam pelaksanaan pembelajaran daring atau dalam jaringan internet merupakan tahap yang harus dilakukan oleh sekolah dan para guru selama masa pandemi covid-19 ini. Penyusunan rencana program sekolah/program pembelajaran berperan penting dalam menunjang keterlaksanaan pembelajaran anak di rumah.

Proses pembelajaran dari rumah melalui pembelajaran online idealnya tetap dapat mengakomodasi kebutuhan belajar siswa untuk mengembangkan bakat dan minat sesuai dengan jenjang pendidikannya. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kesiapan pendidik, kurikulum yang sesuai, ketersediaan sumber belajar, serta dukungan jaringan yang stabil sehingga komunikasi antar peserta didik dan pendidik dapat efektif. 

Kondisi pembelajaran online saat ini belum dapat disebut ideal sebab masih terdapat berbagai hambatan yang dihadapi. Hambatan tersebut sekaligus menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran online mengingat pelaksanaan pembelajaran online merupakan keharusan agar kegiatan pendidikan tetap dapat terselenggara di tengah darurat pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. 

Hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran online antara lain berkaitan dengan kesiapan sumber daya manusia dan keterbatasan sarana dan prasarana, khususnya dukungan teknologi dan jaringan internet. 

Pembelajaran daring juga memiliki kelebihan mampu menumbuhkan kemandirian belajar (self regulated learning).Penggunaan aplikasi online mampu meningkatkan kemandiri belajar.

ARTIKEL ILMIAH
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah: Communication Skills for Teachers
Dosen Pengampu :  
Teguh Fahmi, M.Pd.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar